Info seputar pangan nasional dan dunia

Petani Sukses Bermodalkan Matematika




“Jika kita sudah bermodalkan palu, maka semua permasalahan akan terlihat seperti paku". Ungkapan peribahasa ini sangat tepat untuk menggambarkan bagaimana meyelesaikan suatu masalah
bangsa ini. Suatu bangsa akan dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik apabila bangsa tersebut sudah memiliki modal yang tepat sebagai alat untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Indonesia terletak diantara Benua Asia dan Benua Australia, serta Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Posisi Indonesia ini sangat strategis dan penting dalam kaitannya dengan perekonomian. Selain itu Indonesia dilalui oleh garis katulistiwa yang menyebabkan di Indonesia memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan.Kedua musim ini sangat cocok untuk bidang pertanian. Indonesia disebut sebagai negara agraris karena sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani.
Sebagai negara agraris seharusnya negara Indonesia bisa menjadi negara besar yang memiliki ketahanan pangan yang kuat.Namun kenyataannya Indonesia belum mampu menjadi negara yang seperti itu,masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan dalam bidang ketahanan pangan.Bahkan negara kita saat ini malah mengimport pangan dari negara lain.
Salah satu sumber pemenuhan kebutuhan pangan Indonesia yang bisa diandalkan adalah dari sektor pertanian. Pertanian seharusnya bisa menjadi sentra perekonomian negara kita ini. Sektor pertanian merupakan hal yang tidak dapat terlepas dan akan terus sejalan dengan arah perubahan dan dinamika lingkup nasional maupun internasional.
Kenyataan di lapangan mengenai kebutuhan akan komoditas pertanian di Indonesia saat ini tidak sebanding dengan dengan produk pertanian yang dihasilkan. Hal tersebut menyebabkan adanya tindakan pemerintah yang jelas merugikan petani yaitu melalukan import pangan. Pada bulan ini saja, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan melakukan impor beras dari Thailand dan Vietnam untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan menekan harga jual yang sudah tinggi akibat El Nino1.
Ada banyak faktor yang menyebabkan produktivitas pertanian Indonesia semakin turun. Diantaranya adalah tingginya alih fungsi lahan sawah ke non sawah, banyaknya
bencana alam dan anomali iklim (Banjir, kekeringan dan longsor) yang terjadi pada wilayah produktif pertanian, kurangnya perhatian pemerintah Indonesia terhadap sektor pertanian. Selain faktor tersebut, ada faktor lain yang sangat berpengaruh yaitu sebagian besar petani di Indonesia masih menggunakan cara tradisional dalam pengelolaannya serta semakin berkurangnya minat generasi muda untuk terjun di bidang pertanian, khususnya untuk pertanian pangan.
Petani Indonesia masih menggunakan alat-alat tradisional yang memakan biaya produksi yang tinggi. Pertanian yang dilakukan hanya dilakukan berdasarkan pengalaman. Pengembangan pertanian di Indonesia tidak memanfaatkan data hasil pertanian sebelumnya. Padahal apabila petani dapat memanfaatkan data pertanian mereka sebelumnya, para petani dapat menentukan biaya produksi seminimal mungkin untuk hasil yang semaksimal mungkin. Hal tersebut bisa jadi disebabkan karena rata-rata petani di Indonesia saat ini adalah mereka-mereka yang memiliki tingkat pendidikan rendah.
Selain tingkat pendidikan rendah di kalangan petani saat ini, regenerasi petani Indonesia juga dihadapkan pada masalah serius. Pasalnya banyak generasi mudayang tidak tertarik lagi menjadi petani. Banyak yang menganggap petani sebagai pekerjaan yang tidak terpandang. Mereka memilih menjadi buruh di pabrik atau pekerjaan yang mereka anggap lebih terpandang lain. Pada tahun 2013 menurut Perbandingan data Sensus pertanian jumlah petani Indonesia berkurang 16,32%.
Kedua faktor masalah ini jika dibiarkan maka akan menyebabkan semakin memburuknya perkembangan sektor pertanian Indonesia. Memburuknya perkembangan sektor pertanian Indonesia akan berdampak pada ketahanan pangan nasional. Selain itu juga akan berimbas ke sektor-sektor yang lain. Perlu adanya tindakan dari berbagai pihak untuk menangani masalah tersebut.
1Fiki Ariyanti,” Jokowi Buka Keran Impor Beras, Apa Dampaknya?”, http://bisnis.liputan6.com/read/2356663/jokowi-buka-keran-impor-beras-apa-dampaknya/ (November 12, 2015)
Untuk mengatasi hal-hal tersebut, di bawah ini beberapa alternatif solusi dari masalah tersebut, diantaranya adalah:
a.       Memperbaiki regenerasi petani Indonesia
Suatu komunitas akan semakin berkembang dan maju jika di dalamnya terjadi suatu kerja sama yang baik dan regenerasi yang baik pula. Tujuan regenerasi adalah agar ada generasi penerus yang lebih baik dari generasi sebelumnya guna meneruskan apa yang ingin dicapai. Begitu pula dengan komunitas petani, perlu juga yang namanya regenerasi. Tentunya, regenerasi yang dimaksudkan adalah mencari generasi muda yang berbakat menjadi petani modern dan sukses. Petani sukses yang dimaksudkan adalah petani yang mampu mencipakan angka produktivitas tinggi. Sehingga, dengan adanya petani sukses kebutuhan pangan dalam negeri bisa tercukupi bahkan bisa melakukan ekspor pangan ke negara lain. Untuk menciptakan petani sukses tersebut perlu alternatif pemecahan masalah pada point b berikut ini.
b.      Menciptakan petani sukses bermodal pengetahuan matematika
Berdasarkan permasalahan rendahnya tingkat pendidikan petani Indonesia sehingga para petani hanya mengandalkan pengalaman tanpa memanfaatkan data hasil pertanian sebelumnya. Perlu diadakan pembekalan kepada petani masa depan dengan berbagai macam ilmu pengetahuan diantaranya adalah ilmu matematika.
Ilmu matematika merupakan ratunya ilmu matematika, karena itu semua ilmu pengetahuan akan melibatkan ilmu matematika. Cabang ilmu matematika yang harus dikuasai petani sukses ialah statistika. Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data.
Berikut ini adalah fungsi statistika yang dapat diterapkan di bidang pertanian antara lain yaitu:
1.      Statistik dapat membuat petani dan pemerintah sepaham.
Melalui statistik petani dan pemerintah dapat berkomunikasi. Komunikasi yang dimaksudkan melalui data statistik atau analisis statistik pemerintah dapat menggunakanya sebagai sarana untuk mengetahui keadaan pertanian di periode waku tertentu guna pengambilan keputusan. Misalnya: Pemerintah dalam mengambil kebejakan terkait dengan sektor pertanian mempertimbangkan keadaan produktivitas pertanian dalam negeri dengan melihat data yang diperoleh dai BPS atau dari Dinas Pertanian.
2.      Penentuan penggunaan pupuk dengan metode Korelasi dan Komparasi
Korelasi merupakan besaran yang digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan atau besarnya hubungan antara suatu data dalam suatu penelitian. Dalam pertanian, petani dapat menggunakan metode korelasi ini untuk menentukan hubungan penggunaan pupuk tertentu dengan penggunaan bibit tertentu, sehingga petani bisa tahu pupuk yang cocok untuk suatu jenis bibit tanaman tertentu.
Komparasi merupakan kegiatan membandingkan data statistik terhadap dua kelompok data atau lebih. Dalam prakteknya, petani dapat menggunakan komparasi sebagai metode untuk membandingka pupuk jenis A dan jenis B, sehingga petani dapat memilih pupuk yang tepat dengan harga yang sesuai dengan kualitas.
3.      Peramalan hasil dengan metode regresi
Dengan regresi petani dapat meramalkan hasil pertanianya didasrkan pada data hasil pertanian sebelumnya dengan mempertimbangkan faktor faktor yang mempengaruhi hasil pertanian masa yang akan datang.
Dari masalah yang telah dijelaskan diatas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa dalam upaya memperbaiki ketahanan pangan Indonesia perlu diadakan pembenahan di sektor pertanian. Perbaikan dan pembenahan sektor pertanian dapat dilakukan dengan menciptakan petani sukses dengan cara perbaikan regenerasi petani dan pemberian modal petani masa depan dengan matematika.

Share:

1 komentar:

  1. Ebobet merupakan situs slot online via deposit pulsa aman dan terpercaya, Dengan menggunakan Satu User ID bisa bermain semua game dari Bola, Live Casino, Slot online, tembak ikan, poker, domino dan masih banyak yang lain.

    Sangat banyak bonus yang tersedia di ebobet di antaranya :
    Bonus yang tersedia saat ini
    Bonus new member Sportbook 100%
    Bonus new member Slot 100%
    Bonus new member Slot 50%
    Bonus new member ALL Game 20%
    Bonus Setiap hari 10%
    Bonus Setiap kali 3%
    Bonus mingguan Cashback 5%-10%
    Bonus Mingguan Rollingan Live Casino 1%
    Bonus bulanan sampai Ratusan Juta
    Bonus Referral
    Minimal deposit hanya 10ribu

    ReplyDelete

Kabar Pangan. Powered by Blogger.

Blog Archive